Kunjungi Yonif 433 Kostrad, Pangkostrad Tekankan Prajurit Harus Humanis dan Profesional
Maros — Panglima Kostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT., melaksanakan kunjungan kerja ke Yonif 433 Kostrad di Kabupaten Maros, Jumat (22/5/2026), sebagai bagian dari pembinaan satuan dan silaturahmi bersama prajurit serta anggota Persit.
Dalam arahannya, Pangkostrad menyampaikan apresiasi atas semangat pengabdian dan loyalitas yang selama ini ditunjukkan prajurit Yonif 433 Kostrad dalam menjalankan tugas.
Ia menegaskan bahwa prajurit Kostrad harus mampu menjaga profesionalisme, disiplin, dan kehormatan sebagai bagian dari jati diri prajurit TNI.
Menurutnya, setiap prajurit wajib memegang teguh nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI dalam kehidupan sehari-hari maupun pelaksanaan tugas.
“Jadilah prajurit yang tangguh dalam tugas, tetapi tetap humanis dan dekat dengan masyarakat,” tegas Pangkostrad.
Pangkostrad menilai keberhasilan prajurit tidak hanya diukur dari kemampuan tempur dan keberhasilan operasi, tetapi juga dari kemampuan membangun hubungan baik dengan rakyat.
Karena itu, prajurit diminta tetap menjaga sikap, etika, dan perilaku yang mencerminkan kedekatan TNI dengan masyarakat.
Selain memberikan pengarahan kepada prajurit, Pangkostrad juga menyampaikan apresiasi kepada anggota Persit Kartika Chandra Kirana yang selama ini setia mendukung suami dalam menjalankan tugas pengabdian.
Menurutnya, keluarga yang harmonis memiliki peran penting dalam menjaga semangat dan kestabilan mental prajurit.
Ia juga mengingatkan anggota Persit agar tetap menjaga kesederhanaan dan bijak dalam menggunakan media sosial.
Pangkostrad menekankan bahwa penggunaan media sosial harus dilakukan secara bertanggung jawab agar tidak berdampak negatif terhadap keluarga maupun institusi.
Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari pembinaan personel dan penguatan karakter prajurit di lingkungan Kostrad.
Melalui pengarahan tersebut, diharapkan prajurit Yonif 433 Kostrad semakin profesional, disiplin, solid, dan mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap TNI.
Prajurit yang Profesional dan Humanis Menjadi Kekuatan Utama Kostrad di Tengah Rakyat.
Romo Kefas



