Spread the loveINSPEKTORAT TULUNGAGUNG DORONG SPIP MATANG, WUJUDKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BERSIH DAN AKUNTABEL Tulungagung,pelitakotanews – Senin 15 Juni 2026, Aula Prajamukti jadi ruang kerja Inspektorat Tulungagung. Di sini digelar Desk Pendampingan Penilaian Mandiri SPIP Terintegrasi untuk seluruh perangkat daerah dan camat. Langkah ini langsung sesuai misi utama Inspektorat: mewujudkan pengawasan internal yang profesional, independen, dan akuntabel demi mendorong tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, bebas KKN. SPIP bukan hanya administrasi. Berdasarkan PP Nomor 60 Tahun 2008, SPIP adalah proses yang dikawal pimpinan sampai staf paling bawah. Tujuannya memberi keyakinan memadai bahwa tujuan organisasi tercapai melalui kegiatan efektif, efisien, laporan keuangan andal, aset terjaga, dan kepatuhan penuh pada peraturan perundang-undangan. Singkatnya, SPIP itu sistem kendali biar kerja pemerintah tidak melenceng. Lewat desk pendampingan ini, Inspektorat menjalankan fungsi preventif sesuai misinya. Tiap OPD dibimbing membedah sendiri titik rawan di program dan kegiatannya. Titik mana yang rawan gagal, celah mana yang berpotensi jadi pintu kecurangan. Ini bentuk deteksi dini, bukan menunggu temuan BPK atau BPKP baru berbenah. “Setelah risiko teridentifikasi dan dipetakan, OPD wajib segera susun mitigasi. Pengawasan internal yang baik itu mencegah, bukan hanya mengaudit setelah kerugian terjadi,” tegas Inspektorat. Ini wujud nyata misi Inspektorat untuk mendorong pemerintahan yang bersih. Kalau pengendalian intern tiap OPD kuat, maka 3 hal terjaga: program tidak gagal di tengah jalan, anggaran tidak bocor, dan pelayanan ke warga lebih bersih tanpa pungli. Tugas Inspektorat tidak berhenti di desk. Tahap selanjutnya monitoring dan penjaminan mutu kualitas SPIP di tiap OPD. Hasilnya jadi bekal persiapan penilaian resmi BPKP. Maturitas SPIP yang tinggi akan mengangkat nilai akuntabilitas kinerja Tulungagung. Inspektorat hadir sebagai mitra untuk mengawal agar roda pemerintahan Tulungagung berjalan profesional, transparan, dan bebas dari penyimpangan. Karena pemerintahan yang bersih dimulai dari pengendalian intern yang kuat di setiap OPD.(Dian) Post Views: 19 Navigasi pos “Terus Menabur, Tuhan yang Menentukan Panen”: Ketua Umum GGP Teguhkan Generasi Pelayan Baru di GGP Sion Kapuk Sengketa Hubungan Industrial Mainar Masih Berproses, Klarifikasi Perusahaan Dinantikan Demi Keberimbangan Informasi