Spread the love

Musda SWI Depok 2026 Mulai Jadi Sorotan, Dinamika Kepemimpinan Menghangat Jelang Pemilihan Ketua Baru

DEPOK – Musyawarah Daerah (Musda) Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Kota Depok yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 mulai menjadi perhatian kalangan insan pers. Meski pelaksanaannya masih beberapa bulan lagi, dinamika organisasi sudah mulai terasa dengan munculnya sejumlah nama yang disebut-sebut berpotensi maju dalam kontestasi pemilihan Ketua SWI Depok periode berikutnya.

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung di kawasan Sawangan, Kota Depok, Selasa (16/6/2026), pengurus dan anggota SWI Depok membahas berbagai persiapan teknis menuju Musda. Agenda tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan proses regenerasi kepemimpinan berjalan demokratis, terbuka, dan tetap mengedepankan semangat persaudaraan di lingkungan organisasi.

Ketua Panitia Musda SWI Depok, Agus Hendra, menjelaskan bahwa tahapan pendaftaran calon ketua akan dimulai pada awal Juli 2026 dan berakhir pada awal Oktober 2026. Sementara pelaksanaan Musda dijadwalkan berlangsung pada 24 Oktober 2026 di Shila Club House, Sawangan, Kota Depok.

“Musda bukan hanya agenda pemilihan ketua, tetapi momentum evaluasi dan penyusunan arah organisasi ke depan. Kami berharap seluruh anggota dapat berpartisipasi aktif demi kemajuan SWI Depok,” ujar Agus.

Menurutnya, rangkaian kegiatan Musda akan dikemas lebih terbuka dan melibatkan masyarakat. Acara akan diawali dengan kegiatan olahraga bersama, hiburan komunitas, serta pembagian doorprize sebelum memasuki agenda utama sidang Musda dan pemilihan ketua.

Dalam Rakor tersebut juga ditetapkan susunan panitia pelaksana, yakni Agus Hendra sebagai Ketua Panitia, Aldimas sebagai Sekretaris, dan Triana sebagai Bendahara.

Namun di tengah persiapan tersebut, suasana Rakor sempat berubah haru ketika Sekretaris SWI Depok, Riki, secara resmi menyampaikan pengunduran dirinya dari kepengurusan tingkat daerah. Keputusan tersebut diambil karena dirinya mendapat amanah baru sebagai Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) di jajaran Dewan Pimpinan Pusat SWI.

Di hadapan seluruh peserta Rakor, Riki menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Ketua SWI Depok, Yeni, sekaligus menyampaikan pesan kebersamaan kepada seluruh anggota.

“Saya berharap SWI Depok tetap menjaga kekompakan, memperkuat soliditas, dan terus membuka ruang bagi wartawan yang ingin bergabung. Organisasi ini dibangun dengan semangat inklusif dan kebersamaan,” ungkapnya.

Pesan tersebut mendapat apresiasi dari peserta Rakor yang menilai kontribusi Riki selama menjalankan tugas sebagai sekretaris telah memberikan warna tersendiri bagi perjalanan organisasi.

Musda SWI Depok 2026 dipandang sebagai momentum penting untuk menentukan arah organisasi ke depan. Siapa pun yang nantinya terpilih diharapkan mampu memperkuat eksistensi SWI sebagai wadah profesi yang adaptif, independen, serta mampu menjawab tantangan dunia jurnalistik yang terus berkembang.

Dengan semakin dekatnya waktu pelaksanaan Musda, perhatian anggota kini tertuju pada proses penjaringan calon ketua yang diperkirakan akan berlangsung dinamis dalam beberapa bulan mendatang.

Jurnalis: Romo Kefas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *