Spread the loveKesehatan Adalah Kekuatan Tempur, Yonif 321 Kostrad Gelar Edukasi Jantung untuk Prajurit dan Keluarga Majalengka – Di balik kesiapan seorang prajurit menjalankan tugas negara, terdapat faktor penting yang sering kali luput dari perhatian, yakni kesehatan. Menyadari hal tersebut, Yonif 321/Galuh Taruna Kostrad bersama RSUD Majalengka menggelar seminar kesehatan bertema pencegahan penyakit jantung sebagai upaya membangun kesadaran hidup sehat di lingkungan prajurit dan keluarga besar satuan. Kegiatan yang berlangsung di Aula Yonif 321/GT tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus pengingat bahwa penyakit jantung masih menjadi salah satu ancaman kesehatan yang perlu diwaspadai. Tidak hanya bagi masyarakat umum, risiko penyakit tersebut juga dapat menyerang siapa saja apabila pola hidup sehat tidak diterapkan secara konsisten. Dengan menghadirkan dokter spesialis jantung RSUD Majalengka, dr. Faris Yuflih Fihaya, Sp.JP., M.H., peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai cara menjaga kesehatan jantung, mengenali faktor risiko, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pemaparannya, dr. Faris menjelaskan bahwa perubahan pola hidup masyarakat modern menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus penyakit jantung. Kurangnya aktivitas fisik, pola konsumsi yang tidak seimbang, kebiasaan merokok, hingga tekanan psikologis menjadi faktor yang berkontribusi terhadap munculnya berbagai gangguan kardiovaskular. Peserta juga diberikan wawasan tentang pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Menurutnya, deteksi dini merupakan langkah terbaik untuk mengurangi risiko komplikasi yang dapat mengancam kualitas hidup seseorang. Kegiatan ini diikuti oleh personel Kompi Markas Yonif 321/Galuh Taruna dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 3. Kehadiran para anggota Persit menunjukkan bahwa kesehatan keluarga menjadi perhatian bersama, bukan hanya tanggung jawab individu semata. Kepala Kompi Markas Yonif 321/Galuh Taruna, Kapten Inf Mohamad Saefudin, mengatakan bahwa kesehatan merupakan salah satu modal utama dalam mendukung keberhasilan tugas dan pengabdian seorang prajurit. “Sebagai prajurit, kita dituntut selalu siap menjalankan tugas kapan pun dibutuhkan. Kesiapan tersebut harus ditopang oleh kondisi kesehatan yang baik. Karena itu, edukasi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan seluruh anggota,” ujarnya. Menurutnya, pencegahan penyakit jauh lebih efektif dibandingkan pengobatan. Dengan memahami faktor risiko dan menerapkan gaya hidup sehat, berbagai penyakit dapat dihindari sejak dini. Suasana kegiatan berlangsung penuh antusiasme. Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar kesehatan jantung, pola makan sehat, hingga kebiasaan yang perlu dihindari untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima. Selain memberikan manfaat bagi individu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menciptakan budaya hidup sehat di lingkungan satuan. Ketika kesadaran kesehatan tumbuh secara kolektif, maka akan tercipta lingkungan kerja yang lebih produktif dan mendukung kesiapan organisasi secara keseluruhan. Melalui kerja sama dengan RSUD Majalengka, Yonif 321 Kostrad menunjukkan bahwa pembinaan personel tidak hanya berorientasi pada kemampuan militer, tetapi juga mencakup aspek kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Bagi Yonif 321/Galuh Taruna, kesehatan bukan sekadar kebutuhan pribadi, melainkan fondasi utama pengabdian. Sebab prajurit yang kuat lahir dari tubuh yang sehat, keluarga yang harmonis, dan kesadaran untuk menjaga kualitas hidup sejak dini. Jurnalis : Romo Kefas Editor : Tim Redaksi Post Views: 7 Navigasi pos Dari Medan Latihan ke Arena Juara, Prajurit Yonif 411 Kostrad Raih Apresiasi atas Prestasi Pencak Silat Nasional Yonif 320 Kostrad Kampanyekan Hidup Sehat, Prajurit dan Persit Diajak Waspadai Penyakit Jantung Sejak Dini