Spread the loveMenjaga Perbatasan, Menjaga Masa Depan: Satgas Yonarmed 12 Kostrad Hadir Periksa Kesehatan Anak-Anak SD Motabenar Belu – Bagi prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan, menjaga kedaulatan negara tidak hanya dilakukan melalui patroli dan pengamanan garis batas. Pengabdian juga diwujudkan dengan hadir di tengah masyarakat, membantu memenuhi kebutuhan dasar yang berdampak langsung pada kualitas hidup warga, termasuk kesehatan anak-anak yang menjadi generasi penerus bangsa. Semangat itulah yang diwujudkan personel Pos Motaain Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi siswa-siswi SD Motabenar, Desa Motaain, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan tersebut terlaksana berkat kolaborasi dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Silawan. Puluhan siswa mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara bertahap. Tim medis memeriksa kondisi kesehatan umum, pertumbuhan fisik, serta berbagai indikator kesehatan lainnya sebagai langkah deteksi dini terhadap gangguan kesehatan yang berpotensi menghambat tumbuh kembang anak. Tidak hanya melakukan pemeriksaan, tenaga kesehatan bersama personel Satgas juga mengajak para siswa memahami pentingnya menjaga kebersihan diri, membiasakan pola hidup sehat, serta menerapkan kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, dan mengonsumsi makanan bergizi. Komandan Pos Motaain, Serka Lalu Heldi, mengatakan bahwa kesehatan anak merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah perbatasan. Anak-anak yang tumbuh sehat akan memiliki kesempatan lebih besar untuk belajar dengan baik dan mengembangkan potensi yang mereka miliki. Menurutnya, keberadaan Satgas Pamtas tidak hanya berfokus pada tugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berusaha menjadi bagian dari solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan sosial seperti pemeriksaan kesehatan, Satgas ingin menghadirkan manfaat nyata sekaligus mempererat hubungan dengan warga. Kolaborasi dengan Puskesmas Silawan menjadi contoh sinergi lintas sektor dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan menggabungkan sumber daya yang dimiliki, pelayanan kesehatan dapat menjangkau anak-anak sekolah yang berada di kawasan perbatasan secara lebih efektif. Suasana pemeriksaan berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan pemeriksaan, sementara para guru menyambut baik kegiatan tersebut karena memberikan manfaat langsung bagi peserta didik serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini. Bagi masyarakat perbatasan, kehadiran Satgas dalam kegiatan kemanusiaan seperti ini menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya hadir sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun kualitas hidup yang lebih baik. Melalui kegiatan tersebut, Yonarmed 12 Kostrad berharap kesadaran akan pentingnya kesehatan anak terus meningkat sehingga tercipta generasi muda yang sehat, cerdas, dan siap menjadi bagian dari pembangunan bangsa, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia. Di garis terdepan negeri ini, pengabdian tidak selalu diwujudkan dengan senjata. Terkadang, kepedulian hadir melalui tangan yang memeriksa kesehatan seorang anak, senyum yang memberi semangat, dan langkah kecil yang menjadi awal lahirnya generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan kuat. Jurnalis : Romo Kefas Editor : Tim Redaksi Post Views: 21 Navigasi pos Di Tengah Dinamika Global, Pangdivif 2 Kostrad Tekankan Pentingnya Prajurit Berwawasan, Beretika, dan Berorientasi pada Pengabdian Prajurit Penjaga Langit Berprestasi di Kolam Renang, Atlet Yonarhanud 16 Kostrad Tunjukkan Mental Juara pada Gowa Cup 2026