Spread the love

Wapres Gibran Minta Maaf kepada Siswa SMAN 1 Mamasa, Temukan Ruang Kelas Rusak dan Tanpa Listrik

MAMASA – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menyampaikan permohonan maaf kepada para siswa SMAN 1 Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, saat melakukan kunjungan kerja pada Senin (2/11/2026).
Permohonan maaf tersebut disampaikan setelah Gibran melihat langsung kondisi bangunan sekolah yang membutuhkan perhatian dan perbaikan. Sejumlah fasilitas pendidikan ditemukan dalam kondisi kurang layak, mulai dari atap ruang kelas yang rusak hingga beberapa ruangan yang tidak memiliki aliran listrik.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran berdialog langsung dengan Ketua OSIS SMAN 1 Mamasa, Deswita Maharani T. Karaeng, yang menyampaikan aspirasi para siswa mengenai kebutuhan fasilitas pendidikan.
“Saya mohon maaf ya sekolahnya sampai seperti ini. Katanya dari tahun 80? Nanti kita perbaiki ya,” ujar Gibran saat berdialog dengan para siswa.

Deswita menyampaikan sejumlah kebutuhan sekolah, termasuk perbaikan fasilitas olahraga, penyediaan ruang seni, serta penambahan fasilitas musala untuk menunjang kegiatan siswa.
Ia juga meminta agar proses renovasi sekolah yang sedang berjalan dapat dipercepat sehingga para siswa bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan fasilitas yang lebih memadai.

Menanggapi aspirasi tersebut, Gibran menyatakan bahwa kebutuhan sekolah akan diperhatikan dan meminta jajaran pemerintah daerah ikut mengawal proses renovasi agar berjalan dengan baik.
“Iya semuanya nanti kita perbaiki ya,” kata Gibran.

Disambut dengan Adat Mamasa
Sebelum mengunjungi SMAN 1 Mamasa, Wakil Presiden Gibran tiba di Stadion Pongka Padang, Kabupaten Mamasa.
Kedatangannya disambut langsung oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, bersama sejumlah tokoh adat setempat.

Dalam prosesi penyambutan, Gibran menerima pengalungan kain tenun tradisional sambu’ serta penutup kepala khas Mamasa, sapu’. Penyambutan tersebut menjadi bagian dari penghormatan terhadap tamu negara sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya masyarakat Mamasa.
Kunjungan kerja Wakil Presiden ke Sulawesi Barat ini menjadi perhatian masyarakat, khususnya terkait kondisi sarana pendidikan di daerah.

Aspirasi yang disampaikan para siswa SMAN 1 Mamasa diharapkan tidak berhenti pada janji perbaikan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui renovasi nyata sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan layak bagi generasi muda.
(FEN LAOH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *