Spread the love

AKBP CHRISTIAN CRISYE LOLOWANG, S.H., S.I.K., M.H. DIPERCAYA JADI KAPOLRES TEGAL KOTA

 

TEGAL, JAWA TENGAH — Kabar membanggakan datang dari tanah Jawa. Putra Tompaso Baru, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, AKBP Christian Crisye Lolowang, S.H., S.I.K., M.H., kembali mendapat kepercayaan penting dalam perjalanan pengabdiannya di institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri yang diterima keluarga, AKBP Christian Crisye Lolowang dipercaya mengemban jabatan baru sebagai Kapolres Tegal Kota, Polda Jawa Tengah.

Kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan bukan hanya bagi keluarga Lolowang–Tampinongkol, tetapi juga bagi masyarakat Tompaso Baru, Minahasa Selatan dan Sulawesi Utara.

PERJALANAN PANJANG SEORANG PUTRA DAERAH

Kepercayaan sebagai Kapolres Tegal Kota bukanlah pencapaian yang datang secara tiba-tiba.

Christian Crisye Lolowang telah melewati perjalanan karier yang panjang di lingkungan Kepolisian.

Jejak pengabdiannya antara lain dimulai dari penugasan sebagai Kasat Lantas, termasuk ketika menjabat Kasat Lantas Polres Pati. Pada 2019, namanya tercatat sebagai Kasat Lantas Polres Pati dalam kegiatan pembinaan keselamatan dan pendidikan berlalu lintas bagi generasi muda.

Setelah menjalankan tugas sebagai Kasat Lantas Polres Pati, perjalanan kariernya berlanjut sebagai Kapolsek Ngaliyan, Kota Semarang.

Pada Maret 2021, sejumlah pemberitaan lokal masih mencatat Kompol Christian Crisye Lolowang sebagai Kapolsek Ngaliyan dan memberikan keterangan dalam penanganan kasus kriminal di wilayah tersebut.

Setelah dari Polsek Ngaliyan, Christian kemudian dipercaya menjadi Wakapolres Blora.

Jejak ini juga diperkuat oleh pemberitaan resmi Tribrata News Polda Jawa Tengah pada November 2021 yang mencatat Kompol Christian Crisye Lolowang, S.H., S.I.K., M.H. sebagai Wakapolres Blora.

MENINGKATKAN KAPASITAS MELALUI SESPIMEN

Perjalanan pengabdian Christian tidak berhenti pada pengalaman operasional di kewilayahan.

Selepas menjalankan tugas sebagai Wakapolres Blora, ia mengikuti pendidikan Sespimen Reguler Angkatan 61.

Pendidikan Sespimen menjadi bagian penting dalam pengembangan kapasitas perwira Polri, khususnya untuk mempersiapkan kepemimpinan pada jenjang yang lebih tinggi.

Setelah menyelesaikan pendidikan tersebut, Christian mendapat kepercayaan untuk menjalankan tugas di Divisi Propam Mabes Polri.

Tahapan ini menunjukkan bahwa perjalanan kariernya tidak hanya dibangun melalui pengalaman di lapangan, tetapi juga melalui pendidikan pengembangan kepemimpinan dan pengalaman pada fungsi strategis di lingkungan Mabes Polri.

Dan kini, perjalanan itu membawanya kembali ke Jawa Tengah dengan kepercayaan sebagai Kapolres Tegal Kota.

DARI TUGAS OPERASIONAL HINGGA FUNGSI STRATEGIS

Jika melihat perjalanan tersebut, ada sebuah garis yang menarik.

Christian pernah berada di garis depan pelayanan lalu lintas sebagai Kasat Lantas.

Kemudian memimpin wilayah sebagai Kapolsek Ngaliyan.

Berikutnya menjadi Wakapolres Blora.

Setelah itu memperkuat kapasitas melalui Sespimen Reguler Angkatan 61.

Kemudian mendapat pengalaman di Divisi Propam Mabes Polri.

Dan sekarang dipercaya sebagai Kapolres Tegal Kota.

Ini merupakan perjalanan karier yang memperlihatkan proses pengalaman, pendidikan, kepemimpinan dan kepercayaan institusi.

KELUARGA LOLOWANG–TAMPINONGKOL: DUA INSAN DALAM PENGABDIAN HUKUM

Kebanggaan keluarga ini semakin menarik karena Christian tidak berjalan sendirian dalam lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia penegakan hukum.

Istrinya, Christina Tampinongkol, S.H., M.H., merupakan putri asli Desa Kaweng, Kecamatan Kakas, dan mengabdikan diri sebagai jaksa di lingkungan Kejaksaan Negeri Semarang, berdasarkan informasi keluarga.

Dengan demikian, keluarga Lolowang–Tampinongkol menjadi sebuah keluarga yang memiliki perjalanan pengabdian melalui dua institusi penegak hukum negara:

Kepolisian dan Kejaksaan.

Sebuah perpaduan pengabdian yang tentu menjadi kebanggaan keluarga dan kampung halaman.

FAM: SANG KAKAK YANG TURUT BANGGA

Kabar membanggakan tersebut disampaikan pula oleh sang kakak, *Freede Aries Massie*, yang akrab disapa FAM.

Sebagai kakak, FAM menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian sang adik.

> “Puji Tuhan Adik Cris jadi Kapolres Tegal Jateng, mantap.” 🔥👍

Ungkapan sederhana tersebut memperlihatkan kebahagiaan keluarga melihat perjalanan seorang adik yang terus mendapat kepercayaan dalam pengabdian kepada negara.

DARI TOMPASO BARU UNTUK INDONESIA

Ada pesan yang lebih besar dari perjalanan AKBP Christian Crisye Lolowang.

Bahwa asal daerah bukan batas bagi seorang anak bangsa untuk berprestasi.

Dari Tompaso Baru, Minahasa Selatan, seorang putra daerah menempuh perjalanan panjang hingga dipercaya memimpin sebuah Kepolisian Resor di Jawa Tengah.

Perjalanan itu dibangun melalui pendidikan, pengalaman, disiplin, loyalitas, kerja keras dan kepercayaan institusi.

Bagi masyarakat Sulawesi Utara, keberhasilan seorang putra daerah di tanah Jawa tentu menjadi cerita yang membanggakan.

Tompaso Baru mungkin berada jauh di ujung timur Indonesia, tetapi putra-putrinya dapat hadir dalam berbagai ruang pengabdian negara.

SELAMAT BERTUGAS, AKBP CHRISTIAN CRISYE LOLOWANG

Selamat atas kepercayaan baru sebagai Kapolres Tegal Kota, Polda Jawa Tengah.

Kiranya senantiasa diberikan hikmat, kesehatan, kekuatan dan integritas dalam menjalankan amanah serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dari Tompaso Baru.
Untuk Minahasa Selatan.
Untuk Sulawesi Utara.
Untuk Indonesia. 🇮🇩

AKBP CHRISTIAN CRISYE LOLOWANG, S.H., S.I.K., M.H.

PUTRA DAERAH — PENGABDI NEGARA — KEBANGGAAN KELUARGA.🇲🇨🚩


Cha-Ka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *