Spread the love

DPRD Kota Bogor Buka Ruang Dialog dengan Mahasiswa, Aspirasi Nasional Jadi Sorotan

Bogor – Aksi penyampaian aspirasi yang digelar Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Bogor Raya di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, Selasa (23/6/2026), berlangsung dalam suasana tertib dan penuh dialog. Sejumlah isu nasional yang dinilai berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat menjadi fokus utama dalam aksi tersebut.

Berbeda dengan aksi demonstrasi yang kerap diwarnai ketegangan, kali ini mahasiswa mendapat kesempatan menyampaikan pandangan mereka secara langsung kepada unsur pemerintah daerah dan legislatif yang hadir di lokasi. Kehadiran para pejabat tersebut menjadi ruang komunikasi terbuka antara mahasiswa dan pemangku kebijakan daerah.

Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, bersama Wakil Ketua II DPRD Zenal Abidin dan Ketua Komisi III Ahmad Aswandi, menemui para peserta aksi didampingi Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin. Turut hadir pula Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro serta Dandim Kota Bogor Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara.

Dalam orasinya, mahasiswa menyampaikan sejumlah catatan kritis terhadap berbagai kebijakan yang berkembang di tingkat nasional. Mereka menilai pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap sejumlah program strategis, memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, serta memberikan perhatian lebih terhadap persoalan ekonomi yang dirasakan masyarakat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Adityawarman menegaskan bahwa DPRD Kota Bogor menghormati kebebasan berpendapat sebagai bagian dari kehidupan demokrasi. Menurutnya, suara mahasiswa merupakan salah satu elemen penting dalam proses pembangunan bangsa.

Ia menjelaskan bahwa tuntutan yang disampaikan sebagian besar berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat sehingga berada di luar kewenangan pemerintah daerah. Kendati demikian, DPRD Kota Bogor tidak akan mengabaikan aspirasi yang telah disampaikan.

“Kami menerima seluruh masukan yang disampaikan mahasiswa hari ini. Sebagai lembaga perwakilan rakyat di daerah, kami akan meneruskan aspirasi tersebut kepada pihak yang memiliki kewenangan untuk menindaklanjutinya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai gerakan mahasiswa merupakan bentuk kepedulian generasi muda terhadap arah pembangunan nasional. Karena itu, setiap masukan yang disampaikan patut menjadi bahan refleksi bersama dalam memperkuat kualitas kebijakan publik.

Aksi yang diikuti mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di wilayah Bogor itu berakhir dengan damai. Setelah menyampaikan tuntutan dan menyerahkan dokumen aspirasi, para peserta aksi membubarkan diri secara tertib dengan pengawalan aparat keamanan.

Momentum tersebut menunjukkan bahwa dialog antara mahasiswa dan pemerintah masih menjadi salah satu sarana efektif dalam menyampaikan kritik, gagasan, dan harapan demi terciptanya kebijakan yang lebih berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Jurnalis: Romo Kefas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *