Spread the love

CAMAT PAMULANG H. MAMAT, S.E., M.M. PERKUAT PELAYANAN DAN KEDEKATAN DENGAN WARGA

TANGERANG SELATAN — Camat memiliki posisi strategis dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat di tingkat kecamatan berjalan efektif.

Sebagai Camat Pamulang yang baru, H. Mamat, S.E., M.M. mengarahkan jajaran di delapan kelurahan untuk memperkuat kebersamaan, saling merapatkan barisan, dan lebih dekat dengan masyarakat. Arahan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan serta memastikan berbagai persoalan warga dapat diketahui dan ditindaklanjuti secara tepat.

Hal tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan, yang mengatur berbagai tugas camat, termasuk penyelenggaraan pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta pemeliharaan sarana dan prasarana pelayanan umum.

Dalam menjalankan tugas tersebut, H. Mamat, S.E., M.M. membawa semangat pelayanan melalui slogan “Pamulang LUAR BIASA—Komitmen dalam Setiap Pelayanan.”

Slogan tersebut memiliki makna Layanan prima untuk seluruh warga Pamulang, Utamakan kepentingan masyarakat, Amanah dalam setiap tanggung jawab, Responsif terhadap kebutuhan dan aduan warga, Bersinergi membangun Pamulang yang harmonis, Ikhlas dalam pengabdian, Adaptif menghadapi perkembangan zaman, Solutif dalam setiap permasalahan, serta Aktif hadir di tengah masyarakat.

Semangat LUAR BIASA bukan sekadar slogan, tetapi menjadi pedoman bagi jajaran Kecamatan Pamulang dan delapan kelurahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui semangat tersebut, aparatur diarahkan untuk bekerja dengan hati, menjaga integritas, serta aktif hadir di tengah warga.

“Prinsipnya, kecamatan harus hadir di tengah masyarakat. Setiap persoalan warga harus kita dengarkan, kita tindak lanjuti, dan kita carikan solusi sesuai kewenangan. Kalau persoalan tersebut menjadi kewenangan perangkat daerah lain, tentu akan kita koordinasikan agar mendapatkan tindak lanjut,” demikian rumusan pernyataan yang perlu dikonfirmasi kepada Camat Mamat sebelum diterbitkan sebagai kutipan langsung.

Menurutnya, membangun wilayah tidak dapat dilakukan oleh kecamatan seorang diri. Dibutuhkan kebersamaan antara pemerintah kecamatan, kelurahan, perangkat daerah, unsur keamanan, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.

“Kita ingin membangun komunikasi yang baik dengan seluruh unsur masyarakat. Kritik, masukan, dan laporan warga merupakan bagian penting untuk memperbaiki pelayanan pemerintahan,” demikian rumusan pernyataan yang juga perlu dikonfirmasi kepada Camat Mamat sebelum diterbitkan sebagai kutipan langsung.

Dalam konteks tersebut, dukungan masyarakat terhadap Camat Pamulang bukan berarti menghilangkan fungsi kontrol publik. Justru, partisipasi masyarakat dapat menjadi sumber informasi bagi pemerintah untuk mengetahui persoalan yang terjadi secara langsung di lapangan.

Jajaran kelurahan juga diharapkan lebih aktif berkomunikasi dengan pengurus RT dan RW, tokoh masyarakat, serta warga di lingkungan masing-masing. Kedekatan tersebut penting agar pelayanan tidak hanya berlangsung secara administratif, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

Kecamatan memiliki fungsi penting sebagai penghubung antara masyarakat dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Karena itu, komunikasi yang terbuka dan tindak lanjut yang jelas menjadi bagian penting dalam memastikan persoalan masyarakat tidak berhenti sebagai laporan semata.

Sebagai camat baru, H. Mamat, S.E., M.M. menempatkan pelayanan masyarakat, kekompakan jajaran kelurahan, serta kedekatan dengan warga sebagai bagian dari prioritas awal kepemimpinannya.

Pada akhirnya, keberhasilan pemerintahan kecamatan bukan hanya ditentukan oleh camat, tetapi juga oleh kerja bersama seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.

Pamulang membutuhkan pemerintah yang hadir, aparatur yang dekat dengan warga, serta masyarakat yang aktif menyampaikan aspirasi. Dari sinilah pelayanan publik yang baik dapat dibangun. Pamulang rumah kita, Pamulang LUAR BIASA. (Red.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *