Satgas Yonarmed 12 Kostrad Jemput Bola Layanan Kesehatan, Warga Perbatasan Belu Rasakan Manfaat Nyata
Belu, NTT — Di wilayah perbatasan, akses layanan kesehatan masih menjadi tantangan yang dihadapi sebagian masyarakat. Jarak tempuh yang jauh, keterbatasan sarana, serta kondisi geografis membuat tidak semua warga dapat dengan mudah memperoleh pemeriksaan dan pengobatan secara cepat.
Melihat kebutuhan tersebut, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui Pos Fohululik mengambil langkah proaktif dengan menghadirkan pelayanan kesehatan gratis langsung ke tengah masyarakat Dusun Fohululik, Desa Lutharato, Kecamatan Lakmanen Selatan, Kabupaten Belu, Senin (1/6/2026).
Program kemanusiaan tersebut mendapat respons positif dari warga yang memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka. Sejumlah masyarakat yang selama ini menunda pemeriksaan karena keterbatasan akses terlihat antusias mendatangi lokasi pelayanan.
Personel kesehatan Satgas melakukan pemeriksaan umum, konsultasi kesehatan, hingga pemberian obat sesuai kebutuhan warga. Selain memberikan layanan medis, para prajurit juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat guna mencegah berbagai penyakit yang kerap muncul di lingkungan masyarakat.
Komandan Pos Fohululik, Letda Arm Wisnu, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Satgas dalam membantu masyarakat perbatasan mendapatkan pelayanan dasar yang layak.
Menurutnya, keberadaan Satgas tidak hanya berorientasi pada pengamanan wilayah negara, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat di sekitar wilayah penugasan.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa negara hadir hingga ke wilayah perbatasan. Salah satunya melalui pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau dan dapat membantu warga yang membutuhkan,” ungkapnya.
Bagi warga Desa Lutharato, kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti. Selain mengurangi beban biaya dan waktu perjalanan, pelayanan yang diberikan juga membantu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mereka.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa tugas prajurit di perbatasan tidak hanya menjaga garis kedaulatan negara, tetapi juga membangun hubungan sosial yang kuat dengan masyarakat melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan sehari-hari.
Melalui program pelayanan kesehatan yang dilakukan secara berkelanjutan, Satgas Yonarmed 12 Kostrad berharap kualitas kesehatan masyarakat perbatasan dapat terus meningkat sehingga mendukung terciptanya kehidupan yang lebih produktif dan sejahtera.
Di Perbatasan Negeri, Kehadiran Prajurit Tidak Hanya Menjaga Patok Negara, Tetapi Juga Menjaga Kesehatan, Kepedulian, dan Harapan Warganya.
Romo Kefas



