Satgas Pamtas Yonarmed 12 Kostrad Gagalkan Dugaan Penyelundupan Minuman di Motaain
Belu — Upaya penyelundupan barang ilegal melalui jalur laut kembali berhasil digagalkan Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad di wilayah perbatasan Motaain, Kabupaten Belu, Kamis dini hari (14/5/2026).
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sebanyak 50 krat minuman berpemanis yang diduga akan diseberangkan secara ilegal menuju wilayah Timor Leste melalui jalur pesisir pantai.
Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di kawasan pesisir perbatasan yang diduga menjadi jalur penyelundupan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Satgas Yonarmed 12 Kostrad bersama tim gabungan langsung melakukan patroli dan penyisiran di sejumlah titik rawan di wilayah pantai perbatasan.
Saat melakukan penyisiran, petugas menemukan tumpukan barang yang sengaja disembunyikan di area pesisir. Setelah dilakukan pemeriksaan, barang tersebut diketahui berupa puluhan krat minuman berpemanis tanpa dokumen resmi.
Seluruh barang bukti kemudian diamankan guna proses lebih lanjut sekaligus mencegah potensi kerugian negara akibat aktivitas ilegal lintas batas.
Dansatgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, Letkol Arm Dr. Erlan Wijatmoko, S.H., M.Han., menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat pengawasan di wilayah perbatasan, khususnya jalur laut yang rawan dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal.
Menurutnya, patroli rutin dan pengawasan terpadu bersama unsur terkait akan terus dilakukan demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan negara.
Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga upaya penyelundupan tersebut dapat digagalkan lebih awal.
Satgas Yonarmed 12 Kostrad mengajak masyarakat untuk terus bekerja sama menjaga keamanan wilayah perbatasan dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada aparat keamanan.
Melalui pengawasan yang diperkuat, Satgas Pamtas RI–RDTL berkomitmen menjaga keamanan perbatasan dan mencegah berbagai bentuk pelanggaran lintas negara.
TNI Sigap di Perbatasan, Kedaulatan Negara Tetap Terlindungi.
Romo Kefas
