Pemkot Bekasi Hadirkan BALAI KEREN, Pelayanan Perizinan Kini Lebih Cepat dan Dekat
Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi kembali menghadirkan inovasi pelayanan publik dengan meluncurkan program BALAI KEREN (Bantuan Layanan Izin dan Kemitraan Rencana Usaha). Program yang diinisiasi DPMPTSP Kota Bekasi tersebut resmi diperkenalkan oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Melalui program ini, masyarakat kini dapat mengakses layanan perizinan langsung di kantor kecamatan tanpa harus menempuh proses yang panjang dan rumit. Saat ini, BALAI KEREN telah hadir di 12 kecamatan di wilayah Kota Bekasi.
Layanan yang disediakan mencakup berbagai kebutuhan administrasi perizinan, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), izin reklame, Surat Izin Praktik (SIP), hingga layanan perizinan sektor kesehatan.
Selain pengurusan izin, BALAI KEREN juga menyediakan fasilitas konsultasi dan pendampingan usaha bagi masyarakat, termasuk terkait Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), agar pelaku usaha dapat menjalankan bisnis secara legal dan terarah.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan bahwa inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pelayanan yang lebih efektif, cepat, dan mudah dijangkau oleh masyarakat.
“Kami ingin pelayanan publik benar-benar hadir di tengah masyarakat. Dengan adanya BALAI KEREN di setiap kecamatan, warga bisa lebih mudah mengurus berbagai kebutuhan perizinan usaha maupun administrasi lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, kemudahan pelayanan di tingkat kecamatan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha masyarakat sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi lokal di Kota Bekasi.
Program BALAI KEREN juga menjadi langkah strategis Pemkot Bekasi dalam menciptakan sistem pelayanan publik yang lebih modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dengan hadirnya layanan tersebut, pemerintah optimistis tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik akan semakin meningkat, seiring dengan terciptanya iklim usaha yang lebih tertata dan kondusif di Kota Bekasi.
Jurnalis: Romo Kefas
