Spread the loveJohn Refra Kei : Orang yang Rendah Hati Tidak Akan Bisa Direndahkan JAKARTA — Kerendahan hati merupakan salah satu nilai penting dalam kehidupan iman Kristen. Alkitab menggambarkan bahwa kerendahan hati bukan sekadar perilaku yang terlihat dari luar, melainkan sikap hati yang tercermin dalam cara seseorang menempatkan dirinya di hadapan Tuhan dan sesama. Hal tersebut disampaikan John Refra Kei (John Kei) dalam refleksinya mengenai makna kerendahan hati berdasarkan ajaran Alkitab. Menurutnya, kerendahan hati yang disebutkan dalam Kolose 3:12 dan sejumlah bagian Alkitab lainnya tidak hanya berkaitan dengan tindakan lahiriah, tetapi juga dengan sikap batin seseorang. Dengan demikian, kerendahan hati sejati harus tumbuh dari dalam hati, bukan sekadar ditampilkan sebagai perilaku“ Orang yang rendah hati tidak akan bisa direndahkan. Sebab, kerendahan hati yang sejati bukan berarti menganggap diri tidak berharga, tetapi menyadari siapa diri kita di hadapan Tuhan,” ujar John Refra Kei. Ia menjelaskan, seseorang dapat saja memeragakan sikap rendah hati di hadapan orang lain, tetapi pada saat yang sama hatinya masih dipenuhi kesombongan dan kecongkakan. Karena itu, ukuran kerendahan hati tidak cukup hanya dilihat dari penampilan atau perilaku seseorang, tetapi juga dari ketulusan hati dan sikapnya terhadap Tuhan maupun sesama. John Refra Kei juga mengutip perkataan Yesus dalam Matius 5:3: “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.” Menurutnya, “miskin di hadapan Allah” dapat dipahami sebagai kesadaran akan keterbatasan dan kebutuhan rohani seseorang, sehingga ia tidak mengandalkan kesombongan atau kekuatannya sendiri, melainkan menyadari ketergantungannya kepada Tuhan. Kesadaran tersebut, lanjutnya, menjadi bagian penting dalam kehidupan seorang Kristen, dimana kerendahan hati mengajarkan seseorang untuk terbuka terhadap kebenaran, menghargai sesama, mengakui keterbatasan diri, serta terus memperbaiki kehidupan rohaninya“ Kerendahan hati bukan kelemahan. Kerendahan hati adalah kekuatan hati untuk tetap menghargai orang lain, tidak meninggikan diri dan senantiasa menyadari bahwa hidup kita bergantung kepada Tuhan,” katanya. Ia menegaskan, kehidupan kekristenan tidak hanya berbicara mengenai apa yang tampak dari luar, tetapi juga mengenai perubahan hati. Karena itu, kerendahan hati menjadi salah satu nilai mendasar yang perlu dihidupi oleh setiap orang yang ingin menjalankan iman Kristen secara sungguh-sungguh. Sumber: John Refra Kei (John Kei) Post Views: 15 Navigasi pos Proyek Jembatan Perbatasan Jakarta–Tangerang Disorot Warga, Pengawasan Pemerintah Dipertanyakan Drainase di Wilayah Bogor Gunakan Logo Pemkot Depok, PUPR Depok Belum Beri Penjelasan