Spread the love

Yonarmed 11 Guntur Geni Perkuat Kesiapsiagaan, Pangdivif 2 Kostrad Dorong Prajurit Semakin Adaptif dan Profesional

Magelang – Menjaga kesiapan tempur di tengah perkembangan lingkungan strategis yang terus berubah menjadi salah satu prioritas utama bagi setiap satuan TNI. Untuk memastikan hal tersebut berjalan optimal, Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, melaksanakan kunjungan kerja dan pembinaan ke Yonarmed 11/Guntur Geni di Magelang.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan operasional satuan sekaligus memastikan pembinaan personel dan pemeliharaan alat utama sistem persenjataan berjalan secara berkesinambungan. Sebagai satuan Artileri Medan yang berada di bawah jajaran Kostrad, Yonarmed 11 memiliki peran vital dalam mendukung berbagai operasi militer melalui kemampuan bantuan tembakan yang akurat dan terintegrasi.

Di hadapan prajurit Guntur Geni, Pangdivif menegaskan bahwa tantangan pertahanan saat ini menuntut setiap prajurit untuk memiliki kemampuan yang adaptif, profesional, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi militer yang semakin pesat.

Menurutnya, kesiapan satuan tidak hanya diukur dari kondisi alutsista yang dimiliki, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang mampu mengoperasikan, merawat, dan memaksimalkan kemampuan sistem persenjataan tersebut.

“Prajurit harus terus belajar dan meningkatkan kompetensi. Perubahan zaman menuntut kita untuk semakin profesional, adaptif, dan siap menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat muncul sewaktu-waktu,” ujar Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun.

Selain memberikan arahan, Pangdivif juga meninjau berbagai aspek kesiapan satuan, termasuk kondisi personel, sarana pendukung latihan, dan sistem pemeliharaan alutsista. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh elemen satuan berada dalam kondisi siap melaksanakan tugas kapan pun diperlukan.

Dalam kesempatan itu, Pangdivif turut mengingatkan pentingnya menjaga semangat pengabdian serta loyalitas kepada bangsa dan negara. Ia menilai bahwa profesionalisme prajurit harus dibangun melalui disiplin yang kuat, latihan yang berkelanjutan, dan komitmen tinggi terhadap tugas.

Kunjungan kerja tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pimpinan dan prajurit. Melalui komunikasi langsung, berbagai masukan dan kondisi riil satuan dapat diketahui sehingga pembinaan yang dilakukan menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.

Komandan Yonarmed 11/Guntur Geni, Letkol Arm Ananto Kristowo, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut memberikan energi positif bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan kemampuan serta menjaga kesiapan operasional satuan.

Dengan pembinaan yang konsisten dan dukungan penuh dari pimpinan, Yonarmed 11 Kostrad terus berkomitmen menjadi satuan yang tangguh, modern, dan siap menjalankan setiap tugas yang diamanahkan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kesiapan prajurit bukan sekadar tuntutan tugas, melainkan bentuk nyata pengabdian untuk memastikan merah putih tetap berkibar dengan aman di seluruh penjuru negeri.

Jurnalis : Romo Kefas
Editor : Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *