Jalan Lingkungan Titik 21 Rampung Dibangun, Warga Kampung Pondok Gelar Syukuran Bersama
Bogor – Rasa syukur dan kebanggaan menyelimuti warga RT 06 RW 10 Kampung Pondok, Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, setelah pembangunan Jalan Lingkungan Titik 21 berhasil diselesaikan. Proyek yang lahir dari semangat kebersamaan masyarakat tersebut diresmikan melalui acara syukuran yang dihadiri berbagai unsur masyarakat dan tokoh lingkungan.
Peresmian jalan berlangsung hangat dan sederhana. Prosesi pengguntingan pita menjadi penanda bahwa jalan tersebut telah resmi digunakan oleh masyarakat, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk ungkapan syukur atas terselesaikannya pembangunan yang telah menjadi harapan warga selama ini.
Jalan yang dibangun memiliki panjang 417 meter, lebar 120 sentimeter, dan ketebalan 8 sentimeter. Kehadirannya diyakini akan memberikan dampak positif bagi aktivitas masyarakat, terutama dalam menunjang mobilitas warga di lingkungan Kampung Pondok.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama, di antaranya H. Dahlan, Acep, Harun, Arih, Amil Mahfudin, Ustadz Darin Algifari, Ketua RT 06 Herman Kemang, Ketua RW 10 Sapin, Kepala Dusun Hasan, serta jajaran pengurus Paguyuban Swadaya Bersatu (PSB) dan Forum Warga Bersatu (FWB).
Ketua PSB, Kang Yadis, menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan hasil kerja sama yang terjalin baik antara masyarakat dan berbagai elemen lingkungan. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kepedulian warga terhadap pembangunan masih sangat kuat.
“Pembangunan ini merupakan hasil dari kebersamaan. Ketika masyarakat memiliki tujuan yang sama untuk kemajuan lingkungan, maka banyak hal positif yang bisa diwujudkan,” ujarnya dalam sambutannya.
Ia juga mengapresiasi seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam proses pembangunan, baik melalui tenaga, pemikiran, maupun dukungan lainnya hingga pekerjaan dapat diselesaikan sesuai harapan.
Di kesempatan yang sama, Ketua FWB Kang Anek menegaskan bahwa pembangunan jalan bukan sekadar menghadirkan sarana fisik, tetapi juga memperkuat nilai persatuan di tengah masyarakat. Ia berharap semangat gotong royong yang telah terbangun dapat terus dipelihara untuk mendukung berbagai kegiatan sosial dan pembangunan lainnya.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat dalam pembangunan lingkungan merupakan modal penting dalam menciptakan kawasan yang nyaman, aman, dan berkembang.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antarwarga. Suasana akrab yang tercipta mencerminkan kuatnya hubungan sosial di tengah masyarakat Kampung Pondok yang selama ini menjadi fondasi utama dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Dengan selesainya pembangunan Jalan Lingkungan Titik 21, warga berharap akses yang lebih baik dapat meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat sekaligus menjadi contoh keberhasilan pembangunan berbasis partisipasi dan swadaya masyarakat.
Jurnalis: Romo Kefas
Editor: Redaksi Jangkar Pena Nusantara



