Jakarta – Perjalanan hidup Hilman Rama Pratama menjadi perhatian banyak orang setelah dirinya memutuskan meninggalkan dunia otomotif yang telah lama membesarkan namanya. Pernah menduduki posisi penting sebagai General Manager di sebuah perusahaan otomotif nasional, kini Hilman memilih fokus mengembangkan terapi kesehatan berbasis energi tubuh melalui metode yang dikenal dengan nama Body Space Medicine (BSM).
Keputusan tersebut diambil bukan tanpa alasan. Hilman mengaku ingin lebih banyak membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan tubuh secara alami melalui pendekatan keseimbangan energi dan kelancaran sirkulasi darah.
Di pusat terapinya yang berada di kawasan Danau Sunter Utara Blok M-57, Jakarta Utara, Hilman menjelaskan bahwa tubuh manusia pada dasarnya memiliki kemampuan alami untuk memulihkan dirinya sendiri. Namun pola hidup modern, tekanan pikiran, kurang istirahat, serta pola makan yang tidak teratur membuat kondisi tubuh menjadi tidak seimbang.
“Ketika aliran energi dan peredaran darah tidak berjalan baik, tubuh akan lebih mudah mengalami gangguan kesehatan. Karena itu keseimbangan tubuh perlu dijaga sejak dini,” ungkap Hilman saat ditemui Jumat (8/05).
Dalam penerapan metode BSM, terapi dilakukan melalui beberapa pendekatan seperti teknik pemanasan tubuh, terapi sentuhan, hingga pengamatan kondisi lidah pasien sebagai bagian dari analisa kesehatan.
Menurutnya, perubahan warna maupun lapisan pada lidah dapat menjadi indikator kondisi tubuh seseorang. Dari hasil pengamatan tersebut, praktisi kemudian menentukan langkah terapi yang dinilai sesuai dengan kebutuhan pasien.
Selain terapi fisik, Hilman juga menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat dan kestabilan pikiran. Ia percaya kesehatan manusia tidak hanya dipengaruhi kondisi tubuh, tetapi juga faktor mental, lingkungan, dan keseimbangan energi secara menyeluruh.
“Tubuh manusia sebenarnya sangat cerdas. Ketika jalurnya kembali terbuka dan seimbang, tubuh bisa bekerja memulihkan dirinya sendiri,” katanya.
Tak hanya fokus pada terapi, Hilman juga mengembangkan berbagai ramuan herbal untuk membantu menjaga daya tahan tubuh. Pada masa pandemi COVID-19 lalu, ia mengaku sempat membagikan puluhan ribu paket herbal kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial.
Kini, metode Body Space Medicine mulai dikenal di berbagai daerah. Sejumlah praktisi telah berkembang di wilayah Bogor, Depok, Kebayoran, hingga Tangerang untuk membantu masyarakat mendapatkan layanan terapi alternatif berbasis keseimbangan tubuh.
Hilman berharap masyarakat mulai memiliki kesadaran untuk merawat kesehatan sebelum muncul penyakit serius. Menurutnya, menjaga tubuh secara rutin jauh lebih baik dibanding menunggu kondisi memburuk.
“Ibarat kendaraan, tubuh juga perlu dirawat secara berkala agar tetap bekerja dengan baik,” tutupnya.
Sumber: Yusd
Jurnalis: Romo Kefas
