Bekasi — Pelantikan pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Bekasi periode 2025–2030 menjadi momentum untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kolektif di tingkat lokal.
Dalam kegiatan yang digelar di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, H. Ade Ardiansyah resmi menjabat sebagai ketua. Prosesi pelantikan dipimpin oleh Wali Kota Bekasi, , bersama Wakil Wali Kota Harris Bobihoe.
Koperasi sebagai Basis Ekonomi Bersama
Pemerintah Kota Bekasi menempatkan koperasi sebagai salah satu instrumen penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat. Melalui prinsip kebersamaan, koperasi dinilai mampu menjadi alternatif dalam meningkatkan kesejahteraan anggota.
Penguatan Sistem dan Kepercayaan
Salah satu fokus utama pengurus baru adalah membangun sistem yang transparan dan akuntabel. Kepercayaan masyarakat menjadi faktor kunci yang menentukan keberhasilan koperasi.
Tanpa pengelolaan yang baik, koperasi berisiko kehilangan peran strategisnya.
Peran Dekopinda dalam Ekosistem
Dekopinda diharapkan berfungsi sebagai penggerak sekaligus pengawas. Organisasi ini memiliki tanggung jawab untuk memastikan koperasi berjalan sesuai prinsip serta mampu berkembang secara sehat.
Tantangan Modernisasi
Di tengah perkembangan ekonomi, koperasi dituntut untuk beradaptasi dengan teknologi dan sistem manajemen yang lebih modern. Hal ini penting agar koperasi tidak tertinggal dan tetap kompetitif.
Sinkronisasi dengan Program Nasional
Penguatan koperasi di daerah juga diarahkan agar selaras dengan kebijakan nasional yang mendorong ekonomi berbasis kebersamaan.
Harapan ke Depan
Dengan kepengurusan baru, Pemkot Bekasi berharap koperasi dapat tumbuh lebih kuat, profesional, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Jurnalis: Romo Kefas
Editor: Tim Redaksi
